Langsung ke konten utama

Jadwal Timnas Indonesia di Pra Piala Dunia 2020, Bakal Lawan Thailand

Liputan6.com, Jakarta - Era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong sedikit tertunda karena pandemi virus corona covid-19 berakhir. Setelah wabah ini berakhir, ada tiga pertandingan Timnas Indoneisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang harus dijalankan.

Pecinta sepak bola Tanah Air harus menunda hasrat melihat era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan yang pernah merasakan Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong.

Pandemi corona Covid-19 yang melanda dunia membuat FIFA mengubah jadwal semua pertandingan internasional. Akibatmya, pertandingan Timnas Indonesia digeser ke bulan Oktober dan November mendatang.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memilih untuk menghormati keputusan FIFA. Menurutnya, ada hal yang lebih penting dari sepak bola.

"Timnas Indonesia kita telah melakukan persiapan pada bulan lalu. Rencananya pertengahan Maret ini pun akan berkumpul kembali," kata Iriawan, seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Laga timnas Indonesia usai pandemi virus corona juga akan terasa spesial. Pasalnya, laga tersebut akan menjadi debut bagi jersey anyar timnas Indonesia yang dibuat apparel lokal, Mills.

Lihat jadwal Timnas Indonesia di halaman selanjutnya.

Jadwal

Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, menyapa suporter usai mengalahkan Timor Leste pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Selasa (13/11). Indonesia menang 3-1 atas Timor Leste. (Bola.com/Yoppy Renato)
Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, menyapa suporter usai mengalahkan Timor Leste pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Selasa (13/11). Indonesia menang 3-1 atas Timor Leste. (Bola.com/Yoppy Renato)

8 Oktober 2020

Thailand vs Timnas Indonesia

13 Oktober 2020

Timnas Indonesia vs Uni Emirat Arab

12 November 2020

Vietnam vs Timnas Indonesia

Skuat Timnas

Kiper

1. Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta)

2. Muhammad Riyandi (Barito Putera)

3. Nadeo Argawinata (Bali United)

4. Muhammad Adi Satrio (PSMS Medan)

Belakang

5. Fachruddin Aryanto (Madura United)

6. Bagas Adi Nugroho (Arema FC)

7. Andy Setyo Nugroho (Tira Persikabo)

8. Rudolf Yanto Basna (PT Prachuap)

9. Hansamu Yama (Persebaya Surabaya)

10. Alfeandra Dewangga (PSIS Semarang)

11. Ricky Fajrin (Bali United)

12. Gavin Kwan Adsit (Bali United)

13. Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC)

14. Firza Andika (PSM Makassar)

15. Asnawi Mangkualam (PSM Makassar)

16. Pratama Arhan Alif (PSIS Semarang)

Tengah

17. Sani Rizki Fauzi (Bhayangkara FC)

18. T.M. Ichsan (Bhayangkara FC)

19. Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya)

20. Muhammad Tahir (Persipura Jayapura)

21. Bayu Pradana (Barito Putera)

22. Zulfiandi (Madura United)

23. Septian David Maulana (PSIS Semarang)

24. Stefano Lilipaly (Bali United)

25. Irfan Bachdim (PSS Sleman)

26. Rizky Rizaldi Pora (Barito Putera)

27. Febri Hariyadi (Persib Bandung)

28. Saddil Ramdani (Tanpa Klub)

29. Rizky Eka Pratama (PSM Makassar)

30. Osvaldo Haay (Tanpa Klub)

Depan

31. Ilija Spasojevic (Bali United)

32. Lerby Eliandry (Bali United)

33. Irfan Jauhari Bali United)

34. Muhammad Rafli (Arema FC)

Sumber : https://ift.tt/3d7eUi6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaftar Membludak, Prodi Pendidikan Dokter Masih Menjadi Favorit

JawaPos.com – Calon mahasiswa yang tidak diterima dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 mengalihkan pilihannya untuk belajar ke kampus swasta. Ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar di perguruan tinggi swasta (PTS) dibanyak tempat. Seperti yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Sejak minggu lalu, antrian pendaftar yang ingin masuk kampus yang berada di Jalan Sutorejo 59 cukup banyak. Mereka rata-rata adalah calon mahasiswa yang gagal lolos di jalur SBMPTN. Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) UM Surabaya Radius Setiyawan mengungkapkan setelah pengumuman jalur SBMPTN, jumlah pendaftar semakin tinggi. Hal tersebut membuat layanan penerimaan calon mahasiswa baru dalam 1 bulan kedepan akan buka setiap hari. Dari pukul 09.00 pagi sampai 15.00 sore. Pendaftaran bisa dilakukan dari rumah maupun langsung datang ke kampus. “Terhitung dari minggu lalu setelah pengumuman SBMPTN terjadi peningkatan pendaftar 5 ...

FOTO: Voli Putri Indonesia Takluk dari Vietnam

Pevoli putri Indonesia berusaha mengembalikan bola saat bertanding melawan Vitenam pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com/Imam Buhori) Pevoli putri Vietnam berusaha mengumpan bola saat bertanding melawan Indonesia pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com/Imam Buhori) Pevoli putri Indonesia Amalia Fajrina Nabila melepas bola ke tim voli Vietnam pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com/Imam Buhori) Pevoli putri Indonesia berusaha mengumpan bola saat bertanding melawan Vietnam pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com...

Bohemian Rhapsody, Kesepian Kronis Freddie Mercury

Liputan6.com, Jakarta Bohemian Rhapsody , salah satu lagu ikonis dalam industri musik, ternyata awalnya tidak disambut dengan hangat. Pihak label merasa lagu yang berdurasi enam menit ini, terlalu panjang untuk dijadikan sebuah single utama. Queen yang mencipatakan lagu eksperimental ini dengan sepenuh jiwa, memberontak. Freddie Mercury (Rami Malek) dkk telah mengambil keputusan bahwa Bohemian Rhapsody akan menjadi single utama album baru mereka, A Night at the Opera . Tak ada tawar menawar, ini adalah keputusan absolut. Queen lantas keluar dari label, dan berusaha mempromosikan lagu ini sendiri. Hanya saja, para pengamat musik merasa satu suara tentang lagu ini. Bohemian Rhapsody dinilai merupakan lagu yang kacau dan berantakan. Nyatanya, lagu ini menjadi hit, dan popularitasnya meroket. Kepingan sejarah perjalanan Queen ini, diselipkan dalam film Bohemian Rhapsody . Mulai dari saat mereka masih menyandang nama ‘Smile’ dan bermain di klub kecil, hingga penampilan akbar mereka di...