Langsung ke konten utama

Pendaftar Membludak, Prodi Pendidikan Dokter Masih Menjadi Favorit

JawaPos.com – Calon mahasiswa yang tidak diterima dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 mengalihkan pilihannya untuk belajar ke kampus swasta. Ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar di perguruan tinggi swasta (PTS) dibanyak tempat. Seperti yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Sejak minggu lalu, antrian pendaftar yang ingin masuk kampus yang berada di Jalan Sutorejo 59 cukup banyak. Mereka rata-rata adalah calon mahasiswa yang gagal lolos di jalur SBMPTN.

Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) UM Surabaya Radius Setiyawan mengungkapkan setelah pengumuman jalur SBMPTN, jumlah pendaftar semakin tinggi. Hal tersebut membuat layanan penerimaan calon mahasiswa baru dalam 1 bulan kedepan akan buka setiap hari. Dari pukul 09.00 pagi sampai 15.00 sore. Pendaftaran bisa dilakukan dari rumah maupun langsung datang ke kampus.

“Terhitung dari minggu lalu setelah pengumuman SBMPTN terjadi peningkatan pendaftar 5 kali lipat. Meskipun begitu, kami akan tetap membuka pendaftaran sampai akhir September 2020 dan tentunya tidak berlaku untuk semua program studi (prodi). Ada beberapa prodi yang kami prediksi bakal tutup lebih cepat mengingat animo pendaftar yang begitu tinggi dan terbatasnya kuota yang kami sediakan. Salah satunya prodi S1 pendidikan dokter yang pada 31 Agustus nanti akan menjadi batas waktu pendaftaran terakhir” tutur Radius.

Radius menambahkan terkait beberapa program studi yang diprediksi kuotanya akan terpenuhi lebih dulu sebelum batas waktu yang ditentukan adalah prodi S1 Pendidikan Dokter, D3 Teknik Laboratorium Medik, S1 Keperawatan, S1 Psikologi, S1 Farmasi, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan S1 Manajemen. Prodi-prodi tersebut sebelum akhir September sangat mungkin kuotanya akan terpenuhi.

CALON MAHASISWA BARU: Sejumlah calon mahasiswa terlihat tengah mengantri untuk mendaftar sebagai calon mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surabaya. (Istimewa)

Selain jumlah pendaftar yang meningkat, UM Surabaya juga menambah kuota program unggulan yang bisa diakses oleh calon mahasiswa.

Junaidi Fery Efendi, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni (BAKA) menjelaskan tentang tambahan kuota program unggulan beasiswa yang ada. Beberapa program tersebut diantaranya: program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), beasiswa atlit, beasiswa warga terdampak covid-19, beasiswa influencer, jalur nilai UTBK dan program untuk warga sekitar kampus.

“Tahun ini ada tambahan kuota yang cukup signifikan untuk program-program unggulan tersebut. Hal tersebut dilakukan karena adanya peningkatan animo dan kepedulian kampus pada kondisi ekonomi sosial masyarakat di tengah pandemi begini ” tutur Junaidi.

Keterangan lebih lanjut terkait program unggulan yang dimiliki UMSurabaya bisa berkonsultasi di nomer 085852446337 (WA/Telepon). (Bud)

Sumber : https://ift.tt/3huy0kO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FOTO: Potret Kaisar Akihito dari Masa ke Masa

Putra Mahkota Akihito ketika ia berusia tiga bulan, Tokyo, Jepang, 23 Maret 1934. Akihito menjabat sebagai Kaisar Jepang selama 31 tahun. (JIJI PRESS/AFP) Kaisar Hirohito (tengah) berfoto bersama Putra Mahkota Akihito (dua kanan) dan saudara perempuannya Putri Shigeko dari Teru, Putri Atsuko dari Yori, dan Putri Kazuko dari Taka, foto ini diduga diambil pada tahun akhir 30-an atau awal 40-an. (AFP) Putra Mahkota Akihito berpose menunggang kuda di lokasi yang tidak diketahui pada tahun 50-an. Akihito secara sukarela mengundurkan dari sebagai Kaisar Jepang karena masalah kesehatan. (AFP) Putra Mahkota Akihito dan Putri Michiko Jepang bermain seluncur di Makomanai, Sapporo, Jepang, 10 Februari 1971. Akihito mengundurkan dari sebagai Kaisar Jepang dan menyerahkan takhta kepada anak laki-lakinya, Putra Mahkota Naruhito. (AFP) Kaisar Jepang Akihito (kanan) dan Permaisuri Michiko bermain tenis di resor pegunungan Karuizawa, Prefektur Nagano, Jepang, 27 Agustus 2013. Mundurnya Akihito...

Adu Mulut Melawan Victor Lindelof, Bruno Fernandes Berikan Penjelasan

JawaPos.com- Manchester United kembali gagal mendapatkan trofi musim ini. Harapan mereka untuk menjadi juara Liga Europa 2019-2020 kandas. Pada semifinal dini hari tadi WIB (17/8) di RheinEnergieStadion, Cologne, United kalah 1-2 di tangan Sevilla. Dengan hasil ini, United resmi puasa gelar selama tiga musim. Ini adalah periode terpanjang tanpa gelar Setan Merah sejak 1989. Bruno Fernandes membawa United unggul 1-0 lewat eksekusi penalti pada menit ke-9. Namun, Sevilla membalas dengan mencetak dua gol. Masing-masing lewat Suso pada menit ke-26 dan Luuk de Jong (78’). Nah, setelah De Jong mencetak gol itulah, suasana United sangat memanas. Fernandes terlihat beradu argumen dengan sangat keras dengan bek tengah United asal Swedia Victor Lindelof. Dalam siaran televisi terlihat bahwa kedua pemain saling menyalahkan atas lahirnya gol De Jong. Mereka sama-sama berteriak dengan ekspresi penuh dengan kemarahan. Walau begitu, menurut Fernandes, apa yang terjadi antara dirinya dan Lindelo...