Langsung ke konten utama

Covid-19 di Singapura Diprediksi Berakhir Juli, Dunia pada Desember

JawaPos.com – Kasus positif Covid-19 di Singapura sudah melampaui angka 16 ribu lebih pada Kamis (30/4). Status semi lockdown juga masih diberlakukan. Situasi krisis ini mendorong sejumlah analisis memprediksi kapan pandemi itu akan berakhir di Singapura.

Sekelompok mahasiswa dari Universitas Teknologi dan Desain Singapura (SUTD) menghitung lewat pemodelan. Mahasiswa SUTD memperkirakan berakhirnya Coronavirus di Singapura akan terjadi pada Juli 2020.

Menurut data yang diambil dari program pengkodean yang digunakan untuk memperkirakan akhir Covid-19 di negara tersebut, diperkirakan bahwa akhir pandemi global di Singapura akan terjadi pada Juli. Data yang memperkirakan kurva siklus pandemi diambil dari sistem pemantauan prediktif, menggunakan kode dari Milan Batista dan informasi dari Our World in Data.

Hanya saja, penelitian ini dilakukan hanya untuk tujuan pendidikan dan penelitian. Sehingga akurasinya masih perlu diteliti lebih lanjut.

“Model dan data tidak akurat untuk realitas yang kompleks, berkembang, dan heterogen dari berbagai negara. Prediksi pada dasarnya tidak pasti,” kata para mahasiswa seperti dilansir dari AsiaOne, Kamis (30/4).

Para mahasiswa lebih lanjut menyatakan agar publik untuk tidak terlalu optimis dengan prediksi itu. Sehingga justru malah membuat semua orang lalai dalam menjaga jarak.

“Nanti jangan sampai mengendurkan disiplin dan kontrol. Sehingga membuat perubahan virus dan infeksi,” jelas mereka. “Kami hanya dapat sepenuhnya berharap terbebas dari virus pada Juli,” tambah mereka.

Hitungan itu juga tidak menyatakan apakah akhir pandemi berarti bahwa tidak akan ada kasus baru setiap hari? Mereka menyebutnya belum tentu.

Sementara itu, dari peneletian mereka akhir dari pandemi Coronavirus untuk dunia diprediksi pada Desember 2020. Hitungan lanjut memprediksi Covid-19 akan berakhir untuk dunia pada 8 Desember. Singapura masih mencatat penambahan kasus virus Korona setiap hari, dengan sebagian besar dari transmisi asrama dan komunitas. Belum terlihat ada penurunan kasus sejauh ini.

Saksikan video menarik berikut ini:

Sumber : https://ift.tt/2xmvuLp

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaftar Membludak, Prodi Pendidikan Dokter Masih Menjadi Favorit

JawaPos.com – Calon mahasiswa yang tidak diterima dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 mengalihkan pilihannya untuk belajar ke kampus swasta. Ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar di perguruan tinggi swasta (PTS) dibanyak tempat. Seperti yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Sejak minggu lalu, antrian pendaftar yang ingin masuk kampus yang berada di Jalan Sutorejo 59 cukup banyak. Mereka rata-rata adalah calon mahasiswa yang gagal lolos di jalur SBMPTN. Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) UM Surabaya Radius Setiyawan mengungkapkan setelah pengumuman jalur SBMPTN, jumlah pendaftar semakin tinggi. Hal tersebut membuat layanan penerimaan calon mahasiswa baru dalam 1 bulan kedepan akan buka setiap hari. Dari pukul 09.00 pagi sampai 15.00 sore. Pendaftaran bisa dilakukan dari rumah maupun langsung datang ke kampus. “Terhitung dari minggu lalu setelah pengumuman SBMPTN terjadi peningkatan pendaftar 5 ...

FOTO: Voli Putri Indonesia Takluk dari Vietnam

Pevoli putri Indonesia berusaha mengembalikan bola saat bertanding melawan Vitenam pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com/Imam Buhori) Pevoli putri Vietnam berusaha mengumpan bola saat bertanding melawan Indonesia pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com/Imam Buhori) Pevoli putri Indonesia Amalia Fajrina Nabila melepas bola ke tim voli Vietnam pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com/Imam Buhori) Pevoli putri Indonesia berusaha mengumpan bola saat bertanding melawan Vietnam pada pertandingan babak semifinal peringkat 5-8 voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Indonesia kalah 1-3. (Merdeka.com...

Bohemian Rhapsody, Kesepian Kronis Freddie Mercury

Liputan6.com, Jakarta Bohemian Rhapsody , salah satu lagu ikonis dalam industri musik, ternyata awalnya tidak disambut dengan hangat. Pihak label merasa lagu yang berdurasi enam menit ini, terlalu panjang untuk dijadikan sebuah single utama. Queen yang mencipatakan lagu eksperimental ini dengan sepenuh jiwa, memberontak. Freddie Mercury (Rami Malek) dkk telah mengambil keputusan bahwa Bohemian Rhapsody akan menjadi single utama album baru mereka, A Night at the Opera . Tak ada tawar menawar, ini adalah keputusan absolut. Queen lantas keluar dari label, dan berusaha mempromosikan lagu ini sendiri. Hanya saja, para pengamat musik merasa satu suara tentang lagu ini. Bohemian Rhapsody dinilai merupakan lagu yang kacau dan berantakan. Nyatanya, lagu ini menjadi hit, dan popularitasnya meroket. Kepingan sejarah perjalanan Queen ini, diselipkan dalam film Bohemian Rhapsody . Mulai dari saat mereka masih menyandang nama ‘Smile’ dan bermain di klub kecil, hingga penampilan akbar mereka di...