Langsung ke konten utama

Vaksin Virus Corona Tersedia Paling Cepat Pertengahan Tahun?

Liputan6.com, Jakarta - Peneliti di China, AS dan Australia berusaha mengembangkan vaksin yang ampuh untuk atasi Virus Corona. Jika sukses, uji coba pertama dilakukan dalam tiga bulan.

Vaksin akan tersedia paling cepat pertengahan tahun ini.

Laporan DW Indonesia yang dikutip Jumat (31/1/2020) menyebutkan, langkah pertama memperoleh vaksin yang efektif terhadap novel coronavirus (2019-nCoV) telah dilakukan. Para peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di China, telah mengidentifikasi virus dan membagikan data ke seluruh dunia secara cepat.

Xu Wenbo, pimpinan CDC mengatakan kepada wartawan setempat bahwa para peneliti dengan cepat mengisolasi virus dan menganalisis susunan genetiknya.

Keduanya adalah langkah awal yang penting untuk memahami Virus Corona dan cara menghentikannya.

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah manusia di mana para ilmuwan mengidentifikasi virus baru yang dapat menyebar dari hewan ke manusia, mengurutkan virus secara genetik, menggandakannya di laboratorium, dan membagi informasi dengan begitu cepat.

Pengembangan Vaksin Dimulai

Ilustrasi Foto Vaksin (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Vaksin (iStockphoto)

Ini berarti bahwa para peneliti di China telah dapat mulai mengerjakan vaksin. Peneliti lain di AS, Australia dan negara-negara lain juga mencari vaksin yang sesuai.

Di AS, National Institute of Health telah membentuk kelompok pengembangan vaksin, dengan Anthony S. Fauci sebagai pemimpinnya, untuk mengkoordinasikan strategi lebih lanjut.

Di Journal of American Medical Association (FAMA), Fauci mengatakan bahwa dua vaksin yang dikembangkan untuk jenis virus corona lain, yang dikenal sebagai SARS dan MERS, bisa menjadi dasar yang baik untuk mengembangkan vaksin baru.

Dengan menggunakan apa yang disebut sebagai "platform vaksin," para peneliti mengambil virus yang relatif tidak berbahaya (seperti flu biasa) dan menambahkan unsur-unsur virus corona ke dalamnya untuk memicu reaksi dari sistem kekebalan tubuh.

Satu hal yang membuat pengembangan vaksin terhadap virus corona sangat sulit, yakni kemampuan virus dalam beradaptasi.

Penjepit Molekuler

Ilustrasi Foto Vaksin (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Vaksin (iStockphoto)

Sementara itu di Australia, tim yang dipimpin oleh Keith Chappell di University of Queensland juga mengembangkan vaksin.

Tim Chappell adalah bagian dari kelompok yang menamakan dirinya Koalisi untuk Kesiapsiagaan Epidemi Inovasi (CEPI). Bersama-sama, mereka bertujuan untuk mengembangkan vaksin menggunakan "penjepit molekuler."

Gagasannya adalah membuat virus di tahap paling awal tampak sebagai virus yang stabil di dalam tubuh. Itu akan memungkinkan sistem kekebalan manusia untuk bisa menyerang virus sebelum virus masuk ke dalam sel tubuh. Ketika virus masuk ke dalam sel, virus menjadi sangat berbahaya. Replikasi dan penyebarannya semakin kuat.

Para peneliti AS berharap bisa mulai menguji vaksin pada manusia dalam kurun waktu tiga bulan. Jika semuanya berjalan dengan baik, vaksin paling cepat dapat dipasarkan pada pertengahan tahun 2020. Itu pun akan menjadi rekor dalam sejarah pengembangan vaksin. Saat SARS, dibutuhkan waktu 20 bulan setelah genom virus berhasil diurutkan.

Sumber : https://ift.tt/38THocR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaftar Membludak, Prodi Pendidikan Dokter Masih Menjadi Favorit

JawaPos.com – Calon mahasiswa yang tidak diterima dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 mengalihkan pilihannya untuk belajar ke kampus swasta. Ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar di perguruan tinggi swasta (PTS) dibanyak tempat. Seperti yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Sejak minggu lalu, antrian pendaftar yang ingin masuk kampus yang berada di Jalan Sutorejo 59 cukup banyak. Mereka rata-rata adalah calon mahasiswa yang gagal lolos di jalur SBMPTN. Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) UM Surabaya Radius Setiyawan mengungkapkan setelah pengumuman jalur SBMPTN, jumlah pendaftar semakin tinggi. Hal tersebut membuat layanan penerimaan calon mahasiswa baru dalam 1 bulan kedepan akan buka setiap hari. Dari pukul 09.00 pagi sampai 15.00 sore. Pendaftaran bisa dilakukan dari rumah maupun langsung datang ke kampus. “Terhitung dari minggu lalu setelah pengumuman SBMPTN terjadi peningkatan pendaftar 5 ...

FOTO: Potret Kaisar Akihito dari Masa ke Masa

Putra Mahkota Akihito ketika ia berusia tiga bulan, Tokyo, Jepang, 23 Maret 1934. Akihito menjabat sebagai Kaisar Jepang selama 31 tahun. (JIJI PRESS/AFP) Kaisar Hirohito (tengah) berfoto bersama Putra Mahkota Akihito (dua kanan) dan saudara perempuannya Putri Shigeko dari Teru, Putri Atsuko dari Yori, dan Putri Kazuko dari Taka, foto ini diduga diambil pada tahun akhir 30-an atau awal 40-an. (AFP) Putra Mahkota Akihito berpose menunggang kuda di lokasi yang tidak diketahui pada tahun 50-an. Akihito secara sukarela mengundurkan dari sebagai Kaisar Jepang karena masalah kesehatan. (AFP) Putra Mahkota Akihito dan Putri Michiko Jepang bermain seluncur di Makomanai, Sapporo, Jepang, 10 Februari 1971. Akihito mengundurkan dari sebagai Kaisar Jepang dan menyerahkan takhta kepada anak laki-lakinya, Putra Mahkota Naruhito. (AFP) Kaisar Jepang Akihito (kanan) dan Permaisuri Michiko bermain tenis di resor pegunungan Karuizawa, Prefektur Nagano, Jepang, 27 Agustus 2013. Mundurnya Akihito...

Adu Mulut Melawan Victor Lindelof, Bruno Fernandes Berikan Penjelasan

JawaPos.com- Manchester United kembali gagal mendapatkan trofi musim ini. Harapan mereka untuk menjadi juara Liga Europa 2019-2020 kandas. Pada semifinal dini hari tadi WIB (17/8) di RheinEnergieStadion, Cologne, United kalah 1-2 di tangan Sevilla. Dengan hasil ini, United resmi puasa gelar selama tiga musim. Ini adalah periode terpanjang tanpa gelar Setan Merah sejak 1989. Bruno Fernandes membawa United unggul 1-0 lewat eksekusi penalti pada menit ke-9. Namun, Sevilla membalas dengan mencetak dua gol. Masing-masing lewat Suso pada menit ke-26 dan Luuk de Jong (78’). Nah, setelah De Jong mencetak gol itulah, suasana United sangat memanas. Fernandes terlihat beradu argumen dengan sangat keras dengan bek tengah United asal Swedia Victor Lindelof. Dalam siaran televisi terlihat bahwa kedua pemain saling menyalahkan atas lahirnya gol De Jong. Mereka sama-sama berteriak dengan ekspresi penuh dengan kemarahan. Walau begitu, menurut Fernandes, apa yang terjadi antara dirinya dan Lindelo...