Langsung ke konten utama

Tim DVI Berhasil Identifikasi 8 Korban Kebakaran Rumah Kos di Surabaya

Fokus, Surabaya - Tim DVI Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi delapan korban tewas dalam musibah kebakaran di rumah kos di Kebalen Kulon, Surabaya, Jawa Timur.

Sementara itu, aparat kepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (31/5/2018), duka mendalam menyelimuti rumah duka, Adi Jasa, Surabaya, Jawa Timur, Kamis pagi. Keluarga dan para sahabat terus berdatangan untuk mendoakan korban kebakaran rumah kos di Jalan Kebalen Kulon.

Sebelumnya, isak tangis keluarga tidak tertahankan saat delapan jenazah korban kebakaran rumah kos berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Jawa Timur dan Tim Forensik Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soetomo, Rabu 30 Mei 2018.

Sementara itu, aparat kepolisian menyatakan, proses penyelidikan masih berlangsung dan berharap penyebab kebakaran dapat segera terungkap.

"Turut berduka cita kepada keluarga korban. Proses penyelidikannya semoga bisa cepat terungkap," ujar Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Anthonius Agus Rahmanto.

Rabu sore, 30 Mei 2018, jenazah korban kebakaran, yakni ibu dan anak bernama Tina Rismayanti dan Rizki Bintang Pratama tiba di rumah duka di Jalan Kalimas Barat, Surabaya.

Tak lama disemayamkan di rumah duka, jenazah ibu dan anak ini dibawa ke tempat peristirahatannya yang terakhir di TPU Wonokusumo Kidul. Keduanya dimakamkan dalam satu liang lahat.

Untuk mengetahui penyebab kebakaran, Tim Laboratorium Forensik Polri menggelar identifikasi dan olah TKP di rumah kos yang terbakar. Olah TKP digelar mulai dari lantai satu yang diguakan sebagai garasi, dapur, dua kamar hingga ke lantai dua yang terdapat empat kamar.

Dari lokasi kejadian, sejumlah barang bukti diamankan, seperti kompor, panci, alat masak hingga stop-kontak. Aparat kepolisian juga memeriksa sejumlah saksi.

Sumber : https://ift.tt/2J0vg1l

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaftar Membludak, Prodi Pendidikan Dokter Masih Menjadi Favorit

JawaPos.com – Calon mahasiswa yang tidak diterima dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 mengalihkan pilihannya untuk belajar ke kampus swasta. Ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar di perguruan tinggi swasta (PTS) dibanyak tempat. Seperti yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Sejak minggu lalu, antrian pendaftar yang ingin masuk kampus yang berada di Jalan Sutorejo 59 cukup banyak. Mereka rata-rata adalah calon mahasiswa yang gagal lolos di jalur SBMPTN. Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) UM Surabaya Radius Setiyawan mengungkapkan setelah pengumuman jalur SBMPTN, jumlah pendaftar semakin tinggi. Hal tersebut membuat layanan penerimaan calon mahasiswa baru dalam 1 bulan kedepan akan buka setiap hari. Dari pukul 09.00 pagi sampai 15.00 sore. Pendaftaran bisa dilakukan dari rumah maupun langsung datang ke kampus. “Terhitung dari minggu lalu setelah pengumuman SBMPTN terjadi peningkatan pendaftar 5 ...

FOTO: Potret Kaisar Akihito dari Masa ke Masa

Putra Mahkota Akihito ketika ia berusia tiga bulan, Tokyo, Jepang, 23 Maret 1934. Akihito menjabat sebagai Kaisar Jepang selama 31 tahun. (JIJI PRESS/AFP) Kaisar Hirohito (tengah) berfoto bersama Putra Mahkota Akihito (dua kanan) dan saudara perempuannya Putri Shigeko dari Teru, Putri Atsuko dari Yori, dan Putri Kazuko dari Taka, foto ini diduga diambil pada tahun akhir 30-an atau awal 40-an. (AFP) Putra Mahkota Akihito berpose menunggang kuda di lokasi yang tidak diketahui pada tahun 50-an. Akihito secara sukarela mengundurkan dari sebagai Kaisar Jepang karena masalah kesehatan. (AFP) Putra Mahkota Akihito dan Putri Michiko Jepang bermain seluncur di Makomanai, Sapporo, Jepang, 10 Februari 1971. Akihito mengundurkan dari sebagai Kaisar Jepang dan menyerahkan takhta kepada anak laki-lakinya, Putra Mahkota Naruhito. (AFP) Kaisar Jepang Akihito (kanan) dan Permaisuri Michiko bermain tenis di resor pegunungan Karuizawa, Prefektur Nagano, Jepang, 27 Agustus 2013. Mundurnya Akihito...

Adu Mulut Melawan Victor Lindelof, Bruno Fernandes Berikan Penjelasan

JawaPos.com- Manchester United kembali gagal mendapatkan trofi musim ini. Harapan mereka untuk menjadi juara Liga Europa 2019-2020 kandas. Pada semifinal dini hari tadi WIB (17/8) di RheinEnergieStadion, Cologne, United kalah 1-2 di tangan Sevilla. Dengan hasil ini, United resmi puasa gelar selama tiga musim. Ini adalah periode terpanjang tanpa gelar Setan Merah sejak 1989. Bruno Fernandes membawa United unggul 1-0 lewat eksekusi penalti pada menit ke-9. Namun, Sevilla membalas dengan mencetak dua gol. Masing-masing lewat Suso pada menit ke-26 dan Luuk de Jong (78’). Nah, setelah De Jong mencetak gol itulah, suasana United sangat memanas. Fernandes terlihat beradu argumen dengan sangat keras dengan bek tengah United asal Swedia Victor Lindelof. Dalam siaran televisi terlihat bahwa kedua pemain saling menyalahkan atas lahirnya gol De Jong. Mereka sama-sama berteriak dengan ekspresi penuh dengan kemarahan. Walau begitu, menurut Fernandes, apa yang terjadi antara dirinya dan Lindelo...